web counters counter stats



Jump to content


First deposit bonus

Texas Poker Situs Judi Bola Situs Judi Bola Wigo Bet Situs Judi Bola Situs Judi Bola

ingin beriklan? hubungi kami: email : megalendir@gmail.com , big.lendir@yahoo.com atau Skype : big.lendir@yahoo.com

Live Dealers Double up bonus ss ss
ss ss ss
vert
vert
Photo
- - - - -

Jago Jengger Hitam


  • Please log in to reply
4 replies to this topic

#1 anshori

anshori

    Ubi

  • Members
  • Pip
  • 2 posts

Posted 23 August 2017 - 01:40 PM

Aku bukan orang yang kaya ataupun tajir. Aku juga tidak ganteng – ganteng amat. Tapi cukup untuk membuat orang2 nyebut ane siganteng.hhehe.. aku bekerja sebagai pegawai IT di salah satu SMP di Indonesia. Rumahku cukup sederhana,dirumah juga sedia warung kelontong dan bahan makanan.
Pagi itu aku sengaja bangun kesiangan karena semalem habis nonton bola tim kesayangan. Tiba – tiba pitu diketuk.

“dok dok dok”
Aku : “yaaa” sahutku dari dalam rumah,

Tak sempet pakai kaos, hanya celana saja, Pintu ku buka, kemudian sosok itu muncul, dia adalah Nur. Tetanggaku yang sekarang sudah ikut suaminya. Dia sudah beranak 2.

Nur : “mau jajan akang”
Aku : “yo..masuk dan pilih saja”

Lama tak jumpa membuatku serius melihatnya. Sekarang sudah agak berubah. tapi dia tetap tinggi jangkung jauh lebih tinggi dariku, badannya sudah agak melar. Tapi kulitnya agak putih. Maklum sekarang dia ibu rumah tangga.dulu dia tercatat sebagai atlit voli. Jadi tubuhnya kuat dan jangkung.

Setelah selesai belanja dia tak langsung pulang, tetapi menghampiriku sekedar ngobrol dikamarku.
Nur : “lagi ngapa e?” tanya nur sambil dia duduk dikursi sampingku
Aku : “main game komputer”
Nur : “wah kamarmu masih seperti dulu ya..gak berubah” katanya
Aku : “iya.haha.. sewaktu kita masih sering main bareng, kadang bobok disini bareng juga”
Nur : “hahahaha..masih inget to?”
Aku : “ya iyalah. Wong daridulu main juga Cuma kita berdua”
Nur : “mandi bareng, ganti disini juga ganti baju bareng, kadang bugil maen bareng disini juga”
Aku : “wkkkkkkk”

Kami banyak menceritakan masalalu yang lucu – lucu. Mulai dari biasa sampai dengan yang saru.

Aku : “kalo sekarang masih boleh lihat lagi gak?” candaku ke Nur
Nur : “hahaha ..sekarang mah sudah jelek. Wong sudah beranak 2”
Aku : “wah kayak apa itu nur, penasaran aku”
Nur : “yo kaya gitu lah”
Aku : “mana ? aku pengen lihat?” candaanku memang seperti ini dari dulu.
Nur : “halah. Tapi dikit aja ya”
Aku : “ho’oh”.tak kusangka dalam hatiku, nur mau memperlihatkan bagian tubuhnya walaupun sedikit.
Dengan jantung berdegup kencang, aku menyaksikan dengan mata lebar  - lebar, Nur membuka sedikit bagian perutnya. Karena sudah hamil 2 kali, perutnya sudah penuh lemak dan sudah banyak lipatan diperutnya. Pusarnya berlobang sangat dalam.
Aku : “Nur, noleh aku elus perutmu”
Tiba – tiba nur langsung meraih tanganku dan menempelkannya ke perutnya. Kesempatan langka ini tak kusia siakan. Tak kusangka teman kecilku ini masih juga seperti yang dulu.
Ku elus – elus perutnya dengan lembut. Dia hanya melihat tanganku mengeksplorasi perutnya yang penuh lemak. Kurasakan dia agak menghela nafas agak panjang.
Tersirat dipikiranku untuk melihat yang lebih lagi
Aku : “Nur, boleh lihat bra mu?”
Lagi – lagi Nur tak berkata apa- apa, dia langsung mengangkat kaosnya tinggi – tinggi hingga kelihatan bra dan belahan susu nya.
Aku : “Nur, gede banget susu mu?”
Nur : “ah masak. Memang segini,sudah jelek,wong sudah punya anak”
Aku : “ah ya egak lah. Tetep besar gitu”
Nur : “jelek. Gak percaya?”
Sebelum aku mengatakan apa – apa, Nur langsung mengangkat branya ke atas. Daging empuk kenyal berkepala gede hitam itu langsung terjatuh.
“wouw” dalam hatiku. Susu Nur yang sudah mulai mengendor itu mulai terjatuh dari bra nya. Susu nya kelihatan memanjang kebawah. Putingnya dan sekitarnya hitam dan gede banget.
Aku : “Nur,gede banget dan panjang kebawah.manteb benerNur” pujiku
Nur : “halah.jelek gini”
Aku : “boleh pegang dikit Nur”
Nur : “pegang aja. Tapi jangan keras – keras. Masih keluar ASI ne”
Aku : “iya”
Pertama ku elus – elus susu Nur yang kenyal itu. Kemudian aku remas sedikit susu besar itu. Rasanya seperti memegang jelly. Aku remas kiri dan kanan gantian. Rasanya gak pengen lepas dari susu Nur. Remas kiri remas kana bergantian. Kini otongku malah berdiri dan keras. Nur hanya diam,dan sesekali menghela napas panjang dan dalam.
Nur : “diplintir donk jangan Cuma di remes terus”
Aku : “oke oke”
Aku makin semangat menggarap susu Nur. Putting yang tadinya lembek sekarang makin mengeras. Aku melihat mata nur terus memandangi tanganku memelintir putingnya. Nafasnya semakin agak kencang dan kadang dihembuskan lewat mulutnya. Aku sadar kalau Nur sedikit terangsang karena dia meminta putingnya diplintir hingga mengeras dan nafasnya sudah gak beraturan.
Puas aku meremas susu dan putingnya aku menghentikan aksiku.
Nur : “yang bawah kok gak e?”
Aku : “boleh?”
Nur : “boleh.dirogoh aja”
Tanpa pikir panjang, aku langsung merogoh celana Nur dari atas. Tanganku bergerilya menyusuri alam celana Nur. Pertama kutemukan celana dalamnya. Kemudian aku masuk kedalamnya. Langsung kujumpai jembutnya yang lebat.ku susuri jembut itu, kemdian langsung kutemukan celah daging yang empuk. Ku susuri celah itu ternyata lumayan panjang. Otong ku makin tegang dan keras ketika aku susuri celah itu. Aku tahu kalau ini memek Nur.
Nur : “nah pas”
Aku : “aku susuri ya Nur”
Nur : “ho’oh”
Sedikit ku tekan saat lewati celah memek Nur, terasa daging memeknya sangat empuk. Sekali dua kali hinga puluhan kali aku mengelus elus memek Nur, lama lama terasa lebih licin karena kurasakan ada cairan yang mulai keluar dari memek Nur.
Nur : “di coblos donk”
Aku : “iya”
Aku semakin semangat dan bernafsu sekali menanggapi permintaan Nur. Jariku kearahkan langsung ke lubang memek Nur yang mulai basah tadi.
“slep”satu gerakan jariku langsung masuk kedalam memek Nur
Nur : “oh.” Nur mendesah lirih sambil merem
Aku : “enak ya Nur?”
Nur : “terus”
Ku gerakkan jariku keluar masuk mengocok memek Nur perlahan. Daging memek kenyalnya masih agak seret di jariku. Tapi sudah mulai hangat. Sedikit kuputar dan kutekuk  tekuk jariku merasakan seberapa lebar memek Nur. Memang sudah agak lebar karena sudah beranak 2 barangkali.
Berkali kali mengocok memek Nur, Nur mulai menggeliat keenakan. Matanya kebanyakan terpejam merasakan jariku mengocok memeknya.
Nur : “emmh eemmh emmmhh.. aaaahh”
Nur : “sudah”
Dia menarik tanganku keluar dari celananya. Kemudian dia berdiri dan melorotkan celana dan cawetnya sekaligus dalam sekali dorongan kebawah sampai ke lututnya.
Aku : “wouw.. Nur, bokongmu indah”
Ku lihat bokongnya besar dan sudah melorot. Tapi terlihat sangat empuk. Tak tahan rasanya kalau tidak menyetuhnya.
Nur : “ditusuk ya,pengen banget rasanya”
Nur langsung mengambil posisi doggy dengan bersandar dimeja samping komputer.
Aku : “iya”
Aku langsung melorotkan clana ku sampai otongku yang sudah tegak keras terlihat
Aku langsung menuju ke belakang Nur yang sudah siap ditusuk. Aku jongkok sebentar dan melihat memek Nur yang sangat indah itu. Memeknya terlihat sudah basah dan siap ditusuk oleh otong ku
Tanpa berlama – lama aku berdiri dan mengarahkan kontolku langsung ke memeknya.
Kepala kontolku sudah menyentuh pintu memek lezat Nur.rasanya sudah hangat dan terasa empuk
“blessssssss” langsung ku dorong bokongku dan kontolku langsung masuk seluruhnya ke memek Nur.

Aku : “eeessssshhhhh ahhh”
Nur :  “ooooohhh… “erang Nur lirih
Aku : “gmna Nur rasanya”
Nur : “sip. Manteb. Ayo cepet digenjot. Aku keburu pulang”
Aku langsung tancap gas.
“sleeeekkk..sleeeeeppp ..sleeeeeppp”
Aku coba perlahan karena memek Nur belum sangat basah.jadi masih agak terasa seret. Dinding memek hangatnya masih sedikit ikut lengket ke kulit kontolku yang sudah keras maksimal
Aku : “sabar Nur. Masih merasakan seretnya memekmu”
Tapi nikmatnya jadi sangat terasa kalau begini. Jepitan dan sedotan memeknya sangat terasa. Pejuhku perlahan sudah naik ke batang kontol ku
Aku tak mau menunda lagi langsung aku genjot secepat mungkin

“plook .. plok .. plok ..ceplok ceplok ceplok”
Aku : “ooh ooh… oh emmh”
Nur : “oh oh..emmh emmh emh .. ah ..aaaah.ah..aahh..” dengan lembut
Aku : “Nur .. memekmu enak banget .. hangat banget.. ooh ooh”
Nur : “kontolmu enak juga.. aaaah aaaahh .. ngublek – ublek memekku.. ayo teruuss.. aaaaaahh “
Aku : “sudah hampir crot ki Nur”
Ku tahan seekuat tenaga menghadapi teror nikmat memek Nur yang terus menyedot kontolku.
Nur : “tahan bisa gak?”
Aku : “gak ki nur, bener – bener pengen crot”
“ceplok ceplok ceplok”
Nimat yang kurasakan sudah sampai kepala. Nikmatnya genjot memek Nur tak terbayangkan sebelumnya.
Aku : “Nur keluar Nur.. ini keluar”
Nur : “Copot!”
Kulepaskan kontolku dari memeknya Nur,dan kuarahkan kesembarang arah..

“Srrruuuuuutttt… Srettt sret cruuuuuut” pejuh hangat menyembur dari kontolku
Setelah kucopot kontolku dari jepitan memek Nur, dia langsung merapikan clana dan kaosnya
Aku : “aah aaaahh..enak banget Nur”
Nur : “iya. Enak juga e. tapi kok cepet keluar”
Aku : “iya e Nur. Tadi ngebet banget soal e.gak slow”
Nur : “ya sudah aku pulang dulu.besuk lagi ya?tapi yang lama”
Aku : “aseekk siap Nur”

Bersyukur aku masih punya teman kecil yang masih akrab, bahkan mesum bareng lagi.hehehe.
Lanjut besuk ceritanya … 
 


  • dodol80 likes this

bokep jav bokep jav

#2 dewo rengku

dewo rengku

    Kentang

  • Members
  • PipPipPip
  • 57 posts

Posted 23 August 2017 - 11:11 PM

josss lanjutkan gan

#3 dewo rengku

dewo rengku

    Kentang

  • Members
  • PipPipPip
  • 57 posts

Posted 23 August 2017 - 11:12 PM

susune nur pancen ngeteennn

#4 analicious

analicious

    Kacang

  • Members
  • PipPip
  • 23 posts

Posted 24 August 2017 - 08:47 AM

Lancrootkan pakdhe...

#5 anshori

anshori

    Ubi

  • Members
  • Pip
  • 2 posts

Posted 24 August 2017 - 09:26 AM

ciappp... :D